Text
PUSTAKA WIJAYA
Penilaian
0,0
dari 5Daun yang jatuh tak pernah membenci angin
Dia bagai malaikat bagi keluarga kami. Merengkuh aku, adikku, dan Ibu dari kehidupan jalanan yang miskin dan nestapa. Memberikan makan, tempat berteduh, sekolah, dan janji masa depan yang lebih baik.
Dia sungguh bagai malaikat bagi keluarga kami. Memberikan kasih sayang, perhatian, dan teladan tanpa mengharap budi sekali pun. Dan lihatlah, aku membalas itu semua dengan membiarkan mekar perasaan ini.
Ibu benar, tak layak aku mencintai malaikat keluarga kami. Tak pantas. Maafkan aku, Ibu. Perasaan kagum, terpesona, atau entahlah itu muncul tak tertahankan bahkan sejak rambutku masih dikepang dua.
Sekarang, ketika aku tahu dia boleh jadi tidak pernah menganggapku lebih dari seorang adik yang tidak tahu diri, biarlah... Biarlah aku luruh ke bumi seperti sehelai daun... daun yang tidak pernah membenci angin meski harus terenggutkan dari tangkai pohonnya.
Ketersediaan
| Lokasi | Kode Eksemplar | No. Panggil | Status |
|---|---|---|---|
| Perpustakaan Pusat (800) | SR9304 | 813 TER d C1 | Tersedia |
Informasi Detail
- Judul Seri
- -
- No. Panggil
- 813 TER d C1
- Penerbit
- Jakarta: Sabak grip nusantara, 2023
- Deskripsi Fisik
- 20 cm; 258 hlm
- Bahasa
- Indonesia
- ISBN/ISSN
- 9786238829644
- Klasifikasi
- 813
- Tipe Isi
- -
- Tipe Media
- -
- Tipe Pembawa
- -
- Edisi
- Cetakan 4
- Subjek
- fiksi indonesia
- Info Detail Spesifik
- -
- Pernyataan Tanggungjawab
- Tere Liye/Penulis
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah