Text
PUSTAKA WIJAYA
Penilaian
0,0
dari 5Keistimewaan Yogyakarta : dalam perspektif pedagogi
Pada tahun 1946-1949 Yogyakarta menjadi Ibukota Republik Indonesia. Pusat pemerintahan RI berada di Yogyakarta. Para cendikiawan dari berbagai penjuru nusantara berkumpul di Yogyakarta untuk mengabdikan diri kepada Negara Republik Indonesia. Untuk dapat membangun Indonesia, diperlukan tenaga ahli, terdidik, dan terlatih. Pada tanggal 19 Desember 1949didirikan perguruan tinggi setelah kemerdekaan yakni Universitas Gadjah Mada. Kemudian diikutipendirian ASRI (Akademi Seni Rupa Indonesia), AMI (Akademi Musik Indonesia) dan STAIN (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri), ASRI dan AM sekarang menjadi ISI (Institut Seni Indonesia), STAIN berubah menjadi IAIN (Institut Agama Islam Indonesia) Sunan Kalijaga dan sekarang menjadi UIN (Universitas Islam NEgeri) Sunan Kalijaga Yogyakarta. Keistimewaan Yogyakarta menjadi magnet bagi para pemburu ilmu. Sekolah dan di Yogyakarta dengan mutu terjamin, biaya hidup murah, kota yang ramah, aman, damai dan tenteram.
Ketersediaan
| Lokasi | Kode Eksemplar | No. Panggil | Status |
|---|---|---|---|
| Perpustakaan Pusat (900) | SR0490 | 370 DWI k C1 | Tersedia |
Informasi Detail
- Judul Seri
- -
- No. Panggil
- 370 DWI k
- Penerbit
- Yogyakarta: Grafika Indah, 2022
- Deskripsi Fisik
- viii, 98 halaman ; ilustrasi berwarna ; 24 cm
- Bahasa
- English
- ISBN/ISSN
- 978-623-97893-8-1
- Klasifikasi
- 370
- Tipe Isi
- -
- Tipe Media
- -
- Tipe Pembawa
- -
- Edisi
- Cetakan Kedua
- Subjek
- pendidikan
- Info Detail Spesifik
- -
- Pernyataan Tanggungjawab
- penulis, Prof.Dr.Suwarna Dwijonagoro, M.Pd., Prof.Dr.Suwardi Endraswara, M.Hum., Dr.Kuswarsantya, M.Hum., Titik Renggani, M.M.; editor, Dr.Ratun Untoro, M.Hum.
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah